Api di darat. Dampak di udara.
Kalimantan menjadi fokus, dengan perluasan laporan ke Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua Barat Daya. Klik penanda atau pilih provinsi untuk melihat sumber, kejadian lokal, dan waktu laporan.
Hotspot: Kemenhut, rilis 6 September. PM₂.₅: BMKG Palangkaraya. Waktu publikasi, pengamatan, dan pemeriksaan dasbor berbeda.
Posisi penanda adalah jangkar label provinsi yang diperkirakan secara geografis, bukan koordinat kebakaran. Garis pantai memakai geometri Indonesia yang sama dengan atlas gunung api. Peta ini tidak menunjukkan batas area terbakar atau sebaran asap.
Enam provinsi prioritas
Hotspot berkepercayaan tinggi menurut SiPongi/Kemenhut. Penurunan nasional tetap disertai kenaikan lokal di Kalimantan Selatan.
| Provinsi | 4 Sep · 21.15 | 5 Sep · 21.05 | Perubahan |
|---|
Gambut membutuhkan penanganan lanjutan
Hujan dan pemadaman udara membantu, tetapi bara di lapisan gambut memerlukan pemeriksaan serta pendinginan oleh tim darat.
Rilis operasi Kalbar 4 September menyebut area terdampak 802,17 ha; 429,90 ha ditangani hingga padam oleh tim darat. Ini angka cakupan operasi, bukan total tahunan provinsi atau luas api yang masih menyala hari ini.
BMKG melaporkan perpanjangan operasi modifikasi cuaca di Kalbar dan Kalteng pada 5–14 September. Keberhasilan hujan tidak otomatis mengakhiri risiko asap.
Kualitas udara perlu dibaca per lokasi.
Pengamatan stasiun BMKG: 6 September 2026, 21.00 WIB. Angka di bawah adalah konsentrasi PM₂.₅ dalam µg/m³, bukan nilai indeks ISPU dan bukan rata-rata seluruh provinsi.
Arah asap belum terverifikasi
Belum diperoleh produk resmi bertanggal dan berkoordinat yang cukup untuk menggambar arah gerak asap karhutla dalam pembaruan ini. Arah abu Krakatau tidak dapat digunakan untuk mewakili asap Kalimantan.
Tampilan wilayah dan penanda pada dasbor adalah lokasi laporan, bukan prediksi pergerakan asap.
Dampak kesehatan: periode data berbeda
BKPK Kemenkes menerbitkan ulasan pada 6 September yang mengacu pada laporan situasi 27 Agustus 2026: 10.674.201 penduduk terdampak di tujuh provinsi dan 13.449 kasus ISPA kumulatif yang dilaporkan.
Jumlah penduduk terdampak bukan jumlah orang sakit. Data ISPA tersebut bukan angka tambahan hari ini dan tidak membuktikan semua kasus disebabkan asap.
Riwayat gangguan penerbangan akibat asap
| Bandara | Waktu laporan/kejadian | Dampak yang terdokumentasi | Sumber |
|---|---|---|---|
| Melalan / Melak, Kaltim | Rilis 1 Sep; periode 1–5 Sep 2026 | Pembatalan penerbangan karena kabut asap. Tidak berarti penutupan masih berlaku 6 Sep. | UPBU Melalan / Kemenhub |
| Supadio / Pontianak, Kalbar | 2 Sep 2026 | Jarak pandang 600 m; keterlambatan dan satu penerbangan Jakarta–Pontianak kembali ke bandara asal. | AirNav, 2 Sep |
| Juwata / Tarakan, Kaltara | 1 Sep; rilis 2 Sep 2026 | Jarak pandang 1.000–5.000 m; satu pengalihan dan tiga keterlambatan penerbangan. | AirNav, 2 Sep |
Kalimantan dan wilayah lain.
Laporan provinsi dipisahkan dari kejadian lokal. “Padam” hanya berlaku untuk lokasi dan waktu yang disebut sumber, bukan seluruh provinsi. Belum tersedia angka kumulatif nasional yang sebanding untuk dijumlahkan dari daftar ini.
| Provinsi | Hotspot HC 5 Sep | Fokus / status yang dilaporkan | Basis waktu & sumber |
|---|
Kejadian lokal teridentifikasi
| Lokasi | Kejadian | Luas | Kondisi terakhir dalam sumber | Laporan |
|---|
Linimasa perkembangan lintas wilayah
Kurangi paparan. Jauhkan sumber api.
Asap karhutla merupakan campuran partikel halus dan gas. Ikuti arahan BPBD, Manggala Agni, dinas kesehatan, serta petugas di lokasi.
01 · Rumah dan keluarga
Pantau kualitas udara. Kurangi aktivitas luar ruang; tutup jendela ketika asap masuk. Gunakan pembersih udara berfilter HEPA bila tersedia dan atur AC ke sirkulasi dalam sesuai petunjuk perangkat. Jaga suhu ruangan tetap aman.
02 · Perlindungan napas
Jika harus keluar, gunakan respirator N95 yang pas dan rapat. Respirator menyaring partikel, tetapi tidak melindungi dari karbon monoksida atau seluruh gas. Jangan menjadikannya alasan memasuki area kebakaran.
03 · Pekerja di luar ruang
Pindahkan atau jadwalkan ulang pekerjaan saat paparan lebih rendah. Kurangi kerja fisik berat dan berikan jeda di ruang berudara bersih. Pertimbangkan kondisi kesehatan pekerja dan risiko panas.
04 · Cegah api meluas
Jangan membakar lahan atau sampah. Laporkan asap atau api kepada BPBD, pemadam, atau posko karhutla. Pemadaman gambut dan pendinginan harus ditangani tim terlatih; permukaan yang tampak padam masih dapat menyimpan bara.
05 · Saat kondisi memburuk
Ikuti perintah evakuasi petugas. Bila muncul sesak berat, nyeri dada, atau penurunan kesadaran, segera cari pertolongan medis. Siapkan obat rutin dan rencana bantuan bagi anggota keluarga rentan.
06 · Perjalanan
Tunda perjalanan yang tidak mendesak saat asap mengurangi jarak pandang. Periksa informasi bandara dan maskapai sebelum berangkat. Jangan memakai arsip pembatalan penerbangan sebagai status operasional saat ini.
Posko pengendalian karhutla Kemenhut
(021) 5704618 · WhatsApp +62 813-1003-5000 · posko.karhutla@kehutanan.go.id
Panduan: CDC/NIOSH, perlindungan dari asap · BKPK Kemenkes · Kemenhut: penanganan dan posko. Panduan abu vulkanik tetap tersedia pada modul gunung api.
Satu kepulauan. Banyak sistem vulkanik.
127 gunung api dalam inventaris MAGMA (edisi 20 September 2021), dipadankan dengan daftar tingkat aktivitas 6 September 2026. Ditambah 3 contoh situs gunung api purba dari GeoHeritage; cakupan purba belum lengkap nasional.
Garis pantai berbasis geometri geografis, bukan ilustrasi bentuk pulau atau citra satelit. Koordinat gunung: MAGMA; titik purba: GeoHeritage. Peta dasar Indonesia GeoJSON. Pulau kecil mungkin tidak tergambar pada skala nasional. Gunakan pencarian dan pembesaran untuk titik berdekatan.
Cari gunung, bukan tebak statusnya.
Semua 127 entri A/B/C dimuat, termasuk gunung bawah laut (BL). Nama dan koordinat mengikuti tabel sumber 2021; status dipadankan hanya untuk 69 entri yang tercantum pada daftar harian. Sumbing di Jawa dan Sumbing di Sumatera dipertahankan sebagai dua entri berbeda.
Tipe A · 76
Riwayat letusan sejak 1600 dalam klasifikasi sumber. Tidak berarti semuanya sedang erupsi sekarang.
Tipe B/C · 30 + 21
B: riwayat letusan sebelum 1600. C: tanpa catatan sejarah letusan, tetapi ada jejak aktivitas seperti solfatara/fumarola. B/C tetap termasuk inventaris aktif; bukan label “mati”.
Purba / tidak aktif · cakupan terbatas
Tiga contoh situs, bukan inventaris nasional lengkap. Nglanggeran disebut tidak aktif oleh pemerintah desa. Label “purba” pada geosite lain tidak dipakai sebagai penetapan status operasional.
| GUNUNG / SITUS | WILAYAH | TIPE | STATUS 6 SEP | BUKTI ERUPSI HARI INI |
|---|
Klik nama untuk detail dan lokasi. “Tidak ditandai” berarti tidak memiliki laporan letusan individual hari ini dalam kumpulan yang diperiksa; bukan pernyataan bahwa gunung tidak aktif. Merapi, misalnya, tetap menunjukkan guguran lava.
Sebelum, selama, dan sesudah episode Krakatau.
Cuplikan laporan 23 Agustus–6 September 2026, bukan seluruh letusan. Diurutkan berdasarkan waktu absolut: WITA = WIB + 1 jam; WIT = WIB + 2 jam. Laporan per periode ditempatkan pada waktu akhir periodenya.
Jejak sumber & metode
Inventaris 2021 dipertahankan sebagai edisi sumber, bukan diklaim sensus baru 2026. Ejaan dinormalisasi saat pencocokan (misalnya Bur Ni Telong/Burni Telong, Rinjani/Barujari, Ile/Ili Werung). Halaman daftar dan filter dapat berbeda waktu pembaruannya; laporan kejadian yang lebih baru diprioritaskan. Situs ini tidak menarik data otomatis dan tidak menggantikan peringatan resmi.
Fokus Anak Krakatau · Level III (Siaga)
Laporan aktivitas terbaru mencakup 12.00–18.00 WIB: kabut menutup gunung, asap tidak teramati; 3 gempa hembusan, 14 low frequency, 21 hybrid, dan tremor menerus. Laporan letusan individual terakhir yang ditemukan tetap 07.10 WIB. Tidak ada entri baru bukan bukti bahwa seluruh aktivitas berhenti.
Peta sebaran abu di Indonesia bagian barat
Visualisasi geospasial dua klaster sebaran abu berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 BMKG, informasi PVMBG, dan VAAC Darwin per 6 September 2026 pukul 08.00 WIB.
Indonesia · konteks lokasi
Kotak biru menunjukkan area peta detail di bawah. Titik merah menandai Gunung Anak Krakatau.
Arsip BMKG pukul 08.00 WIB dari pemeriksaan sebelumnya. Panah dan partikel hanya ilustrasi arah, bukan prakiraan angin permukaan, jarak jangkauan, atau kecepatan. Poligon abu rekaan tidak ditampilkan karena koordinat batas resmi tidak tersedia. Garis pantai berbasis geometri geografis; daratan bukan citra satelit. Untuk penerbangan gunakan NOTAM/ASHTAM dan advisory VAAC yang masih berlaku.
Kronologi khusus Anak Krakatau
Cuplikan kejadian terverifikasi; waktu kejadian berbeda dari waktu penerbitan atau pemeriksaan laporan.
Status penerbangan & NOTAM
Rangkuman NOTAM yang diterbitkan AirNav Indonesia dan keterangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.
| BANDARA | NOTAM / RUJUKAN | KETERANGAN TERBARU | TINDAKAN |
|---|---|---|---|
| Soekarno-Hatta (CGK/WIII)Tangerang, Banten | A3355/26 menggantikan A3351/26 | Ditutup mulai 18.00 hingga 23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
| Halim PerdanakusumaJakarta Timur | A3354/26 menggantikan A3349/26 | Ditutup 17.58–23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
| Radin Inten IILampung Selatan | Status closed dalam rilis AirNav; cek PIA untuk NOTAM aktif | Termasuk delapan bandara yang ditutup hingga 23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
| BudiartoCurug, Tangerang | C1097/26 menggantikan C1094/26 | Ditutup 18.26–23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
| Pondok CabeTangerang Selatan | Status closed dalam rilis AirNav; cek PIA untuk NOTAM aktif | Termasuk delapan bandara yang ditutup hingga 23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
| Husein SastranegaraBandung, Jawa Barat | C1098/26 menggantikan C1093/26 | Ditutup 18.28–23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
| Taufik KiemasPesisir Barat, Lampung | C1096/26 menggantikan C1091/26 | Ditutup 18.03–23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
| Atung Bungsu / Pagar AlamPagar Alam, Sumatera Selatan | C1099/26 menggantikan C1088/26 | Ditutup 18.55–23.59 WIB (EST) | CEK NOTAM TERBARU |
Rute internasional terdampak antara lain Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur. Status NOTAM bersifat dinamis — periksa kembali melalui pia.airnavindonesia.co.id dan kanal resmi maskapai sebelum berangkat.
Potensi tsunami
Tidak terdeteksi anomali muka air laut hingga 07.00 WIB
Berdasarkan hasil evaluasi Badan Geologi, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pascaerupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. BNPB meminta masyarakat pesisir Banten dan Lampung tidak panik terhadap isu tsunami serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.
Pembaruan BMKG: 20 sensor tsunami gauge tidak menunjukkan anomali muka air laut hingga pukul 07.00 WIB. HF Radar Array di Carita dan Tanjung Lesung mencatat probabilitas tsunami pada saat itu rendah (<40%) dengan tinggi gelombang sekitar 1 meter. Pemantauan tetap berlangsung 24 jam.
Menghadapi hujan abu vulkanik
Abu vulkanik adalah partikel batuan halus yang bersifat abrasif; sebagian abu segar dapat membawa lapisan asam. Kandungan silika dan tingkat keasaman berbeda pada setiap erupsi. Gunakan cara pembersihan khusus agar abu tidak kembali beterbangan, menggores permukaan, menyumbat saluran, atau masuk ke pernapasan.
Rumah, halaman, dan kaca
BERSIHKAN TANPA MENERBANGKAN ATAU MENGGORESKeselamatan diri
PERLINDUNGAN PERNAPASAN & MATAPembersihan kendaraan
PENCEGAHAN KERUSAKAN CAT & MESINSumber data & verifikasi
Seluruh informasi pada dasbor ini bersumber dari lembaga pemerintah berwenang. Selalu verifikasi ke kanal resmi sebelum mengambil keputusan.